Gunung Bromo, berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu, merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur.
Gunung Bromo merupakan objek wisata yang menarik karena keindahan lokasinya yang benar-benar luar biasa.
Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probollingo, Lumajang, Pasuruan dan Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Saya pernah berkunjung ke Gunung Bromo, gunung suci di Jawa Timur ini yang sangat terkenal ini, dari Surabaya saya melalui kota Probolinggo, sesampainya di Daerah Gunung Bromo, saya dan keluarga akan menginap di vila-villa penduduk atau juga ada hotel-hotel di sekitar sana, namun memang tidak banyak, tujuan saya menginap agar besok pagi-pagi hari bisa melihat sunrise nya gunung Bromo yang sangat terkenal itu lho ...
Suasana salah satu villa yang saya inap di daerah Pegunungan Bromo
Saya dan keluarga sudah memesan Jeep unTuk naik ke atas untuk melihat Sun Rise Gunung Bromo yang sangat luar biasa itu.
Pagi hari sekitar jam 3.30, supir dan Jeep yang kita pesan sudah datang ke Villa, langsung kita bergegas, walau masih pagi-pagi dengan cuaca yang sangat dingin, namun semangat selalu menyala dan #anTusias, karena ingin melihat keindahan sunrise Gunung Bromo yang indah dan terkenal.
Ini Penampakan Jeep nya yang kita sewa nich
Inilah SunRise di Gunung Bromo yang sangat Indah sekali ...
Setelah itu kita ke bawah, kaki gunung Bromo yang sangat luar biasa
Pura Poten Bromo
Pura Poten adalah pura umat Tengger yang beragama Hindu yang berada di dalam kawasan kompleks Kaldera Tengger. Letaknya yang strategis diantara Gunung Batok dan Gunung Bromo, membuat pemandangan Pura Poten itu sendiri menjadi sangat indah untuk dipandang. Puncak keramaian di Pura Poten ini adalah pada Hari Raya Yadnya Kasada, yang dihadiri oleh para umat Hindu Tengger dari seluruh penjuru TN.BTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) maupun umat Hindu Bali. Maka tidaklah mengherankan, jika pada Hari Raya Yadnya Kasada tersebut banyak wisatawan lokal maupun manca negara yang ikut hadir untuk menyaksikan acara Budaya, Adat dan Religi masyarakat Suku Tengger Bromo tersebut.
Suku Tengger adalah suku yang tinggal di daerah Pegunungan Bromo, Orang-orang suku Tengger dikenal taat dengan aturan dan agama Hindu. Mereka yakin merupakan keturunan langsung dari Majapahit. Nama Tengger berasal dari Kisah Legenda Roro AnTeng dan Joko Seger, yang diyakini sebagai asal usul nama Tengger, yaitu "Teng" akhiran nama Roro An-"teng" dan "ger" akhiran nama dari Joko Se-"ger".
Foto suku Tengger diambil dari internet
Foto-Foto Johanes di Gunung Bromo :
Di daerah Pegunungan Bromo.
Sebelum kita naik ke atas gunung Bromo, kita bisa menyewa kuda atau berjalan kaki, lumyan juga sich, hehehe ...
Gunung ini berketinggian 2.392 meter, tapi untuk mendakinya sudah disediakan anak tangga yang berjumlah sekitar 250. Saya nggak tahu pastinya berapa, karena saya ndak ngitung sich, soalnya lumayan cape juga sich naik ke atas gunung Bromo, namun dengan penuh semangat dan #anTusias akhirnya sampai juga di atas Gunung Bromo.
Namun keindahan benar-benar luar biasa sesampainya di atas gunung Bromo.
Benar-benar sangat puas untuk mengunjungi Gunung Bromo, Gunung yang benar-benar luar biasa #anTusias.
Foto-Foto lainnya :
Menurut saya, Gunung Bromo itu BAGUS BANGET dech ...
Salam #anTusias,
@johanesaw, Penulis Buku, Life Inspirator, PecinTa Keindahan Indonesia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar